Rabu, 12 Februari 2020

PENGERTIAN DAN TUJUAN ADIWIYATA 

 
1.     Pengertian Adiwiyata          Tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. 

2.     Tujuan Adiwiyata  
        Tujuan Umum  Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan  bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.

        Tujuan Khusus 
 Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
 
3.
     Prinsip-prinsip Dasar Program Adiwiyata  
    
1.     Partisipatif Komunitas sekolah terlibat dalam manjemen yang meliputi keseluruhan  proses  perencanaan,  pelaksanaan, dan evaluasi                     sesuai tanggung jawab dan peran.  
    
2.     Berkelanjutan Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara  komprehensif. 

4.     Komponen Adiwiyata
        Untuk mencapai tujuan Adiwiyata ada empat komponen program yang  merupakan satu kesatuan yang utuh.
    1.     Kebijakan Berwawasan
    2.     Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan
    3.     Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipasif
    4.     Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan
 
5.
     Keuntungan Program Adiwiyata 
    1.     Mendukung  pencapaian standar kompetensi/ kompetensi dasar dan standar kompetensi lulusan (SKL) pendidikan dasar dan menengah
    2.     Meningkatkan efesiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber                 daya dan energi
    3.     Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi bejar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif
    4.     Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan bemar bagi warga sekolah dan             masyarakat sekitar
    5.     Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan             dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah


Konsep 5 R dalam Lingkungan

 
Cara Menerapkan
  Konsep  5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu
Reduce (Mengurangi),
Reuse (Menggunakan kembali),
Recycle (Mendaur Ulang),
Replace (Menggunakan kembali) 
Replant (Menanam Kembali).
 

Berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R:  
1.
     Recycle
        
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang             bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik         untuk dijadikan pupuk kompos.  

2.
     Reuse 
        Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh,                 kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk                 digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.  

3.
     Reduce 
        Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak             melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga                 memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah             tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk         di rumah Anda.  

4.
     Replace  Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya         lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi             sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari             kain.  

5.
      Replant
 
         Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat             pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu             pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.  Dengan         menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memelihara lingkungan agar tidak rusak atau                 tercemar.


Teknik Pembuatan Kompos

       Berikut ini cara pembuatan pupuk  yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga  Karena sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah sekarangf jadi pupuk.

 Caranya  :

1.      Kumpulkan sampah  500 kg  yang organik dan nonorganik sampah

2.      Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai  mesin

       pemcacah sampah , 

3.      Sampah yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,

4.     Setelah itu masukkan   20 mm EM 4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga mencapai 40 % kandungan air.

5.      Setelah selesai sampah di masukkan kedalam tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan . Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos

6.      Kompos siap untuk dipakai

Picture

Cara Menjaga Lingkungan Sekolah yang Sehat 

Sekolah merupakan salah satu lembaga formal pendidikan yang berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak, ekolah merupakan tempat kita memperoleh berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup di kemudian hari. Pemahan dan pengenalan menditail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.

Cara – cara yang perlu dilakukan untuk memelihara lingkungan sekolah antara lain sebagai berikut.

1.  Menyusun dan memasyarakatkan perogram sekolah hijau.

2.  Mendaftar atau menginvestasikan dan melaksanakan perogram sekolah hijau, yaiut;

  •   Membangun kegiatan apotek hidup di sekolah.
  •   Menurangi atau menghemat penggunaan lampu pendingin ruang kelas, konsumsi air dan energi lainnya    
  •   Membangun mekanisme pembuangan sampah di sekolah.
  •   Membiasakan untuk kegiatan hemat atau bahkan mendaur ulang semua kertas, plastik dan sejenisnya   
  •   Menyediakan tempat sampah berdasarkan jenis sampahnya.
  •   Mengkondisikan kegiatan ekstra kulikuler berbasis lingkungan, seperti kelompok hijau, pecinta alam dan sejenisnya. 
  •   Melakukan diskusi atau studi kasus tentang pemeliharaan lingkungan sekolah dan sejenisnya.
    COntoh mennton film bertemakan lingkungan, kemudian mendiskusikan atau membahasnya bersama-sama  
  •   Mengadakan karya wisata atau studi bnding dalam rangka pemeliharaan dan peningkatan kebersihan dan kelestarian           laingkungan  sekolah
3.  Melaksanakan tata tertib kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.

4.  Mengembangkan kecintaan dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah melalui berbagai loba peduli lingkungan, seperti      lomba kebersihan antar kelas, menulis, menggambar, atau aneka kreativitas lain yang bersifat ramah lingkungan.

5.  Mengadakan pengawasan dan penegakan kedisiplinan.

6.  Mengadakan gerakan cinta kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah

7.  memanfaatkan hari-hari besar nasional untuk gerak peduli lingkungan

        Secara keseluruhan, kebersihan dan keasrian sekolah adalah tanggung jawab bersama dari setiap warga sekolah. Selain guru dan siswa, pemeliharaan dan perwujudan lingkungan sekolah yang bersihm sehat dan asri tidak lepas dari peran orang tua, swasta lembaga swadaya masyarakat mapupun pemerintah. Kondisi demikian akan melahirkan siswa yang cerdas, bermutu, berwawasan lingkungan serta mampu menerapkan sikap cinta dan peduli lingkungannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

PENGERTIAN DAN TUJUAN ADIWIYATA     1.       Pengertian Adiwiyata           Tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu ...